Senin, 31 Oktober 2011

Yang Terpilih

Bismillah..
Lebih dari 10 hari ga mampir nengok rumah :) dan hari ini, tepat di 1 November, memaksakan diri untuk berkunjung menyapa.
Saya masih punya 1 hutang kepada semua teman blogger..yaitu mengumumkan 4 orang yg ceritanya terpilih dan mendapat bingkisan dari kami..
Sebelumnya saya mau menghaturkan maaf dulu karena terlalu lama menentukan pilihan.
Selain itu, selama seminggu ini saya terkena sakit leher yang membuat saya tak bisa menggerakkan leher sebebas biasanya dan mudah pusing.
oia,..Tepat 1 hari setelah kontes ditutup, saya meminta tolong kepada sobat saya di Purworejo untuk menilainya. Lalu saya juga meminta tolong sepupu saya yang tinggal 7 km dari rumah saya untuk ikut membantu membuat pilihan ..Mereka berdua ibu rumah tangga, bukan blogger dan jarang berinteraksi dengan dunia maya.. Itulah mengapa saya memilih mereka. Mereka berdua pun bingung dengan ragam cerita yang begitu menarik dan susah untuk dipilih. Namun akhirnya dengan diskusi pikiran yang cukup alot..kami memilih:
Buat teman-teman yang lainnya..jangan kecewa ya..kisah kalian semua pun menginspirasi kami.
kepada yang terpilih, mohon kirimkan alamat dan nama terangnya ke email: kettyhusnia@gmail.com. Mohon maaf juga, hari ini saya berniat untuk mengganti kotak komentar namun saya belum bisa mengganti kotak komentar disqus dengan kotak komentar biasa..tadi pagi belum nemu caranya..hehehe (ada yang tau??)..makasih all :D

Kamis, 20 Oktober 2011

ucapan terima kasih

Hai,..namaku Razan Makarim Salman. Ibuku mepet memberi nama. Ga ada persiapan pas mengandung jadi ketika aqiqahan (umurku 14 hari), beliau pusing keliling-keliling cari ide..Tentunya beliau ingin nama yang bermakna baik. Nama Razan Makarim dipilih Ibuku sedangkan Salman dipilih Bapakku alasannya karena beliau ingin mengabadikan nama kecil Ayahnya. Jadi aku dan kakakku menggunakan nama belakang Eyang Kakung. Aneh ya?? Ya, Ibuku sempat berdebat soal ini (ihh..sok tau..padahal aku juga masih belum paham apa-apa..hehehe) kira-kira begitulah cerita mereka berdua.

Berhubung kakak Farhan sudah lelap..aku mewakilinya ingin mengucapkan buaaaanyak terima kasih atas partisipasi teman-teman blogger Ibuku. Kata beliau, kalian adalah teman terhebat sepanjang hidupnya..banyak pelajaran yang diperoleh dari acara "Bingkisan Kami" ini.
Kadangkala, Ibu terharu sambil sesenggukan membaca semua kisah teman-teman blogger. Kadangkala terkesiap terkejut penuh rasa "wah..bisa ya terjadi sama mereka!" ..begitu yang kudengar..Aku sih belum paham benar dengan dunia maya namun aku percaya, kisah ini kelak akan menjadi kisah yang menarik untuk dibuka kembali dalam lembar kenangan..:)


Ibuku berkhayal..kisah-kisah ini sangat apik jika dibukukan..!wow..tentunya. Lalu dibagikan gratis bagi yang membutuhkan..wah..asyiknya!..

"bentar ya..kupakai kacamata hitam dulu biar keren"
Oia,..bulan ini aku berusia 2 tahun, tepatnya tanggal 3 Oktober. Hari ini aku mendapatkan hasil tes Mantoux Negatif..dan hari ini aku menyaksikan hujan mulai mengguyur kota Purwokerto..Alhamdulillah!
Hari ini beban pikiran Ibuku berkurang setelah terbukti aku tidak mengidap TBC. Tak bisa kubayangkan jika positif,..pasti Ibu sedih sekali..padahal Ia sedang mengandung dan masih menyusuiku...Insya Allah aku selalu sehat..meski berat badanku bertambah secara perlahan..

uaaaaaaaaaaaah...karena sudah larut dan Ibuku mengalami night sickness maka kuakhiri kisah hari ini.
Sekali lagi kami haturkan matur nuwun sanget atas usaha teman-teman untuk berbagi di acara kami. Mohon maaf jika terdapat ketidaknyamanan selama ini terutama pas mau komentar ya..maafkan!
30 menit menjelang penutupan layar 20 Oktober 2011..
selamat malam semuanya!

Selasa, 18 Oktober 2011

dalam sebuah Perjalanan

Beberapa hari yang lalu, kami ibu-ibu RT berkunjung ke RS  menengok salah seorang tetangga yang sedang sakit secara mendadak. Dalam perjalanan menuju RS, saya mendengar para Ibu memperbincangkan seseorang yang menginap di hotel prodeo sejak sebelum bulan ramadhan. Saya dan Ibu mertua terkejut. Tak menyangka jika "orang yang dimaksud" tertangkap basah oleh polisi. Kabarnya kasus yang menimpanya akibat bermain kartu di jam kerja. Mirisnya apa yang dilakukannya terjadi di belakang kantor polisi. Masya Allah!
saya sangat menyesalkan kejadian itu (dalam hati)..
Betapa tidak,..bukankah orang yang menerima ganjaran hukuman itu adalah seorang PNS yang telah beranak istri. Lalu bagaimana sang istri menghidupi keluarganya jika sang suami bermain-main di jam kerja..Hmmmm

Konon ceritanya,..lelaki yang dimaksud, memang kerap membolos di waktu kerja. Kerap berpakaian dinas namun jarang sampai ke tujuan. Padahal label PNS di kampung saya sangat dibanggakan. Bisa dihitung dengan jari jumlah warga yang berstatus PNS. Sayang sekali koq malah disia-siakan.. Untuk meraih PNS ini pun warga tak jarang harus bermain dengan uang..jadi jika sekarang karir dipertaruhkan..Hmmm..mau jadi apa???

Lelaki itu memang masih muda usianya..
namun terlanjur mencoreng nama keluarga.
bukan hanya saya yang menyesalkan perbuatannya,..banyak orang yang ikut menggeleng-gelengkan kepala tanda tak suka.
inilah bentuk pelajaran untuk warga yang menyaksikan dan mendengar kisahnya.
Semoga tak ada lagi lelaki-lelaki muda lainnya yang menyiakan kesempatan yang diperoleh.
karena keluarga dan anak-anaknya adalah korban yang harus menanggung beban hidupnya.

Mobil omprengan yang kami tumpangi tiba di halaman RS. Gerombolan lelaki pencari nafkah tampak disana. Ada yang bertaruh dengan berjualan madu, mainan anak-anak, pencari penumpang dengan mobil omprengan, berjualan makanan/minuman dan banyak lagi pengadu nasib lainnya.
Ah..lelaki muda itu tidak mensyukuri  nikmat yang pernah dipertaruhkannya. Ada banyak orang yang cemburu dengan kemapanan kerjanya. Mereka yang masih harus berkutat dengan ketidakpastian  di setiap jam kerjanya.

Senin, 10 Oktober 2011

Selasa Pagi

Hampir seminggu ya ga berkunjung ke rumah sendiri...:)
Ya, sejak terbukti "positif" dikaruniai "rejeki" oleh Allah Yang Maha Pengasih, beberapa hari ini saya dilanda penyakit mengantuk yang hebat.
Malam pun tak bisa googling hingga larut. Jam segini biasanya saya sudah lemas dan merasa lelah ingin tiduran.
Untung saja mual-mual hanya berlangsung malam hari jadi tidak  terlalu mengganggu aktivitas pagi seperti biasanya. Masih bisa mengurus kakak Farhan dan mengantarkannya pergi sekolah juga Dede Razan yang selalu ingin ditemenin bermain plus beres2 rumah..

Oia,..
pesanan tote bag dari mbak Sari (yang punya ami & abi collection) sudah datang. Ini adalah hadiah lain sebagai "Bingkisan dari Kami". Sengaja saya meminta yang warnanya netral agar siapa pun yang mendapatkannya, bisa memakainya, baik cowok ataupun cewek,..baik Ibu-ibu ataupun Bapak-bapak..hehehe. Harusnya sudah saya pajang beberapa hari yang lalu tapi mood buruk sangat mengganggu.

tote bag dari mbak Sari


 Terima kasih kepada teman-teman yang telah mendafarkan diri..tinggal 9 hari lagi ya!

Rabu, 05 Oktober 2011

daftar peserta Bingkisan dari Kami

Hampir seminggu berkutat dengan editan buku sukun,..jenuh dan lelah rasanya..dilanjutkan dengan kakak Farhan yang kena sariawan, dede razan yang radang tenggorokan plus batuk-batuk, ibu mertua yang kanbuh darah tingginya...jadilah saya menjarangkan blogwalking..
Mohon maaf kepada semua teman yang belum saya kunjungi blognya..insya Allah saya akan bertandang ke rumah kalian,..:)


Dan..Terima kasih kepada teman- teman yang telah berpartisipasi dalam acara "Bingkisan dari Kami"
berikut daftar peserta yag telah berpartisipasi (urutan paling bawah adalah yang paling pertama)...:


http://another-reni.blogspot.com/2011/10/allah-telah-mengatur-segalanya.html
http://arrrian.blogspot.com/2011/10/surga-ada-dibawah-telapak-kakimu-ibu.html
http://negeriseribukata.blogspot.com/2011/10/itu-bukan-hutang-anakku.
http://rindrianie.wordpress.com/2011/10/20/tentang-berteman/
http://anggania.blogspot.com/2011/10/sebuah-permintaan_20.html
http://mabrurisirampog.wordpress.com/2011/10/19/khitanan-dan-kemah/#more-2391
http://z47d.wordpress.com/2011/10/17/maaf-saya-jenuh/
http://goodcrab-personal.blogspot.com/2011/10/betapa-mulia-hatinya.html
http://gamazoe.wordpress.com/2011/10/16/suka-duka-uang-saku/#more-582
http://keluargadeyfikri.blogspot.com/2010/06/saatnya-ikhlas-seikhlas-ikhlasnya.html
http://loemoet-hijau.blogspot.com/2011/08/cerita-dari-penjaga-ujian.html
http://sayyidahqurani.wordpress.com/2011/10/13/cinta-orang-tua-kepada-anaknya-melebihi-segalanya/
http://www.masjier.com/2011/10/hargailah-perjuangan-orang-tua.html
http://alqoernia.blogspot.com/2011/10/hormati-selalu-ibumu.html
http://yundahamasah.blogspot.com/2011/10/adil-itu-indah.html
http://ilarizky.blogspot.com/2011/10/lelaki-isya.html
http://ocekojiro.wordpress.com/2011/10/08/terjun-tanpa-payung-2
http://sentilan.blogspot.com/2011/10/naik-gunung-pertama.html
http://try2bcoolnsmart.wordpress.com/2011/10/07/lagu-anakku-sazali/
http://meworldwords.blogspot.com/2011/10/sebuah-keluarga.html
http://tarryholic.blogspot.com/2011/09/disayang-dimanja-itu-beda.html
http://immanuels-notes.blogspot.com/2011/09/tragedi-salah-kirim.html
http://www.thegreenpensieve.com/2011/10/buruk-dan-baik.html
http://puteriamirillis.blogspot.com/2011/09/bukan-oh-mama-oh-papa.html
http://nurlailazahra.blogspot.com/2011/09/hidup-dan-kehidupan.html
http://www.bubblelatte.co.cc/2011/09/sesuatu-yang-terkadang-tidak-kita.html

Masih ada 14 hari lagi..untuk mengikuti acara ini,..menjawab pertanyaan Mbak Dey, isi cerita boleh dari postingan lawas/lama..yang penuh kesan/pelajaran bagi si pencerita.

Minggu, 02 Oktober 2011

Batik-kan Harimu: Batik Bayumas..Masih Jaya!

Dulu..sewaktu tinggal di Kalimantan, saya menganggap berpakaian batik adalah hal yang istimewa. Maklum saja, di mata saya..berpakaian batik itu "wah" banget.. Saya ingat betul,..Ayah saya hanya mengenakan batik di acara istimewa saja. Selain itu tidak, demikian juga dengan Ibu saya. Namun sejak saya pindah ke tanah Jawa, saya tidak asing lagi dengan batik. Ini karena Mbah Putri saya, memang sehari-hari selalu menggunakan kain panjang bermotif batik dan kebaya..komplit, plus dengan gulunga di rambutnya yang panjang.

contoh kain panjang Mbah Putri
  Sekarang setelah menikah dan punya bayi pertama, jenis kain pajang seperti ini bukan jadi bawahan lagi tapi berubah fungsi menjadi gendongan bayi, alas ompol bayi dan kadang-kadang buat bedong (pembungkus bayi) hehehe maklum saja kain batik memang nyaman di badan. Bahkan Ibu mertua saya masih senang memberi kado kepada ibbu yang baru melahirkan dengan kain panjang seperti gambar di atas..Mungkin karena multifungsi itu beliau memilihnya..tak lekang waktu hingga kapan pun..:)
Lalu, sejak menikahi seorang lelaki yang asli Banyumas dan bermukim di Purwokerto tercinta, saya mulai mengenal Batik Banyumas. Corak yang menarik yang belum saya kenali sebelumnya. Ternyata batik banyumas punya cerita perjuangan dalam bersaing dengan pasar.
kain panjang batik motif banyumas
Gambar di atas adalah hadiah parcel lebaran tahun lalu untuk keluarga Bapak mertua. Ya, hampir di setiap kesempatan yang saya saksikan di kota ini, batik banyumas selalu turut serta. Saya pun juga.. memiliki baju bermotif batik banyumas adalah satu bentuk kebanggaan saya dan suami..tak ketinggalan si sulung.:).

Kakak Farhan dengan gayanya 
*Batik Banyumas mulai diproduksi sejak tahun 1962. Salah satu kekayaan tradisi Banyumasan itu pernah mencapai puncak kejayaan hingga tahun 1970. Ketika itu, Kabupaten Banyumas mempunyai sedikitnya 105 pengusaha batik. Sebagian besar berada di wilayah Kecamatan Sokaraja, yang lain berada tersebar di Kota Banyumas lama dan Kranji, Kecamatan Purwokerto Timur.
Pada masa keemasan itu, tiba-tiba batik printing dari Pekalongan, Jogjakarta masuk ke wilayah Banyumas. Menawarkan harga yang murah di pasar, akibatnya kondisi itu merontokkan pengusaha batik di Banyumas satu persatu.
Situasi dunia perbatikan yang kritis menggugah Pemkab Banyumas bergerak. Bupati menerbitkan Surat Edaran (SE) Bupati tertanggal 20 September 2003. Isinya menghimbau Pegawai Negeri Sipil (PNS) mengenakan Batik Banyumasan setiap Jumat. Tak hanya itu, sejumlah pengusaha juga mendapat suntikan dana dan ikut pelatihan batik di Jogjakarta.
Motif batik banyumas mencapai ratusan, di antaranya lumbon, pringsedapur, kawung, limaran, tirtatejo, uger, sidomukti dan bondowono.
yang membedakan Batik Banyumasan dengan batik dari Solo atau Pekalongan adalah warna. Warna asli Batik Banyumasan adalah batik cokelat dan hitam dengan plataran warna kuning tua. Biasanya Jogja maupun Solo warnanya putih.
Kurang lebih 3 tahun, Batik Banyumasan mulai mendapat tempat. Jumlahnya yang masih terbatas membuat pecinta batik dari kalangan menengah ke atas justru memburunya. Mereka terutama menggemari motif yang klasik. Bahkan para kolektor berburu peninggalan Batik Banyumasan produksi tahun 1970-an dengan harga jutaan rupiah. 
baju wanita
baju pria dengan motif kupu-kupu

 Membaca sejarahnya, saya ikut bersedih..betapa batik banyumas sempat tersingkirkan dari arena pasar. Namun kini, setelah kebangkitan batik di seantero nusantara, Batik Banyumas kembali berjaya. Setidaknya ini adalah jalan keberuntungan bagi para penggiat batik terutama batik tulis yang senantiasa melestarikan karya Indonesia.
Ah saya jadi terkenang ketika berjalan-jalan di Mirota Batik Jl Malioboro..saat itu saya masuk dan hanya melihat-lihat isi toko, bukan membelinya hehehe..saya terkesan dengan seorang wanita yang sudah lanjut usia sedang membatik dengan penuh konsentrasi..
Betapa itu sungguh menakjubkan,..ia menunjukkan sebuah jalan karya bangsa kepada para konsumen yang mungkin belum pernah menyaksikan prosesi membatik, seperti saya..
Terima kasih batik..apapun motifmu..kami bangga sebagai bangsa yang mencintai budaya nusantara..Apapun acaranya..batik tetap nomor satu..Yes! We Love Batik!

Potingan ini diikutsertakan dalam Kontes Batik-kan Harimu yang diselenggarakan oleh Mbak Nia, Teh Orin dan Mbak Puteri.. 
* sumber dari http://juniest.wordpress.com/2008/05/07/batik-banyumas/