Tampilkan postingan dengan label giveaway. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label giveaway. Tampilkan semua postingan

Minggu, 19 Juli 2015

36 yg spesial



senangnya bisa mengingat dan memiliki waktu sesaat untuk bersyukur, mengingat kuasa ilahi dan mengucap janji kebaikan untuk diri sendiri di hari berbahagia ini. selamat berbahagia karena ada kesempatan menambah amalan dan berbuat yg terbaik untuk orang sekitar.  doakan teman2 pembaca... dan ingatkan saya jika sering salah ucap... oya, masihkah ingin memiliki buku terbaru saya dan mba meti herawati? 
yuk ikuti GAnya.masih ada waktu kok.. cek ya di http://getoekgoreng.blogspot.com/2015/06/giveaway-pisang.html. 

Rabu, 24 Juni 2015

Giveaway Pisang

Adakah di antara teman tertarik untuk mendapatkan  kedua buku ini?


Yuk ikutan, cukup dengan mengikuti Giveaway yang berlaku dari sekarang hingga sebulan mendatang, dengan aturan berikut ini. Pilih satu dari dua tema dibawah ini. 
  1. Apa olahan menarik dan jadi favorit keluarga yang biasa disajikan teman-teman dengan bahan dasar pisang (bisa dari jantung, bonggol, kulit atau buah pisang itu sendiri). Jika teman memilih tema ini, cantumkan kalimat "Sehari Tanpa Pisang Bagai Langit Tanpa Bintang" di awal postingan (setelah judul).
  2. Apa cara ayah/ibu, mendidik diri sendiri agar menjadi panutan dan sukses mengajarkan budi pekerti ke anak? Jika teman memilih tema ini maka tulislah kalimat  "Aku Orangtua Bijaksana" di awal postingan (setelah judul).
3. Posting tulisan teman di blog masing-masing
4. Pasang juga link tulisan teman di FB masing-masing (dengan memasang postingan kalian, teman telah berbagi kebaikan ilmu dengan teman yang lain :D )


Jangan lupa ya:
sertakan tulisan "artikel ini diikutkan dalam Giveaway Pisang" di postinganmu. Lalu beri link di tulisan tersebut menuju ke blog ini.
Selain buku di atas, ada Khasiat Ajaib Jeruk Nipis dan Khasiat Ajaib Sukun yang menjadi pilihan lain untuk menambah inovasi makanan sehat di dapur teman-teman. Saya akan memilih 4 pemenang.

Terima kasih.
Eits.. jika ikutan, isi komentar di bawah GA ini sebagai pertanda :)

Jumat, 14 Februari 2014

Menyemarakkan Galaksi Pungky


Suatu hari Pungky muncul di sebuah kolom di harian lokal, semakin terkejut nih. Menjadi tema pembicaraan se-karesidenan itukan hebat ..ya ga?? Sayang aku ga menyimpan klipingannya. Pengen deh ketemu dan menunjukkan.."Hei Pungky, aku fansmu lho..emak-emak beranak tiga hehehe"
 Lalu mulailah kulongok blog kisah anaknya. Cukup kaget. Pungky hebat, dia bisa melahirkan anak pertama secara normal dengan berat bayi 4,5 lebih ya Pung..Kondisinya sama denganku. Bedanya anak yang kulahirkan anak ketiga. Jadi setelah itu, aku pun keasyikan mengikuti blog Pungky. Pungky berubah. Pungky telah tumbuh menjadi ibu yang hebat. Melewati masa kehamilan dengan penuh sukacita dan menyusui yang cukup sulit. Nyambi kuliah pula! Semalaman setelah itu, aku ga bisa tidur memikirkan perubahan hidupmu.

Heem..nyonya manis yang sudah punya satu putra (Sudjiwo Arkadievich) ini, memuat isi blog yang berbeda. Bongkar aja. Semuanya seru dan nyentrik..(sebab aku ga bisa melakukannya hihihi).
Pungky bisa melihat sesuatu dari sudut yang berbeda dan menumpahkannya dalam tulisan. Itu sebabnya dia bisa terpilih jadi salah satu 50  Finalis Srikandi Blogger 2014..dan itu sebabnya ia bisa jadi content writer di sebuah perusahaan kecantikan di dekat kota saya juga..Pssstt..di tempatnya Mbak Syahrini yang punya bulu mata anti badai itu ya?? Bener ga sih? Jangan-jangan aku sok tau nih..maafkan ya jika salah
Eh Mbak Pungky, koq iso tokh nyangkut disana? Ah embuhlah..pokoke saya selalu merasa takjub dengan orang-orang yang selalu semangat 2038 sama urusan tulis menulis dan berkarya cita yang tinggi.
Karena keajaiban menulis tuh emang tiada duanya. Seperti Pungky . Hidup berawal dari menulis dan hingga kini masih hidup dengan menulis. Hmm bener ga ya tulisanku ini?
Hal yang menarik, Pungky adalah orang yang suka berkegiatan sosial. Mungkin ada sebagian kisahnya yang dituangkan dalam blog yang berbeda tentang kegiatannya di dunia anak-anak. Ia gemar membagikan buku-bukunya kepada mereka, generasi cilik. "Peri-peri Bersayap Pelangi". Buku hasil tulisannya bersama teman-temannya. Padahal kalo dipikir-pikir..Pungky selalu bilang dia kere...tapi hatinya ga pernah kere. Ah Pungky, kamu menohok kami yang egois dengan waktu dan rasa bangga berlebihan. Jadi malu (tutup muka)!!

Doaku buat Pungky..selalu kuat dan sabar ya..
Bisa kupahami kondisimu yang sedang kacau antara dikejar waktu dan target untuk bisa menyelesaikan semua demi masa depan-mu dan anak tercinta..aku yakin bintang-bintang akan terus bersinar di sekeliling galaksimu :)


Sebagai restart mengawali 2014 yang penuh abu Gunung Kelud di halaman, tanaman, dan genteng rumah maka hari ini aku mendaftarkan diri di acaranya mbak Pungky yang baru bertambah usia.
Yuk ikutan!!



Sabtu, 07 Januari 2012

Kisah Cinta Unik - Embun dan Tuhan


 



Adalah "Diana Wardani", penulis buku yang terpampang cantik di sebelah kiri tulisan ini. Ia menuliskan sebuah kisah cinta unik yang berbeda daripada umumnya. Cinta antara embun di pagi hari dan Tuhan sang pemilik alam. 
Buku ini belum saya baca, justru saya hanya bisa menerka "ide pengambilan judul" yang dipilih mbak Diana.

Saya tertarik menguliknya karena pilihan kata embun adalah perwakilan dari sebuah makna kesegaran. Embun adalah sesuatu yang lama tak saya temui. Hanya hadir tatkala musim kemarau tiba di tempat saya. Rerumputan yang mulai sedikit tersisa, tak pernah dihinggapi sejumput air bening di pagi hari. Itu semua hilang ketika musim kemarau tiba. Ia selaksa pesan tanpa kata, datang menyejukkan dan menenangkan.  
Mbak Diana dan saya ataupun pembaca lainnya mungkin adalah pengagum pagi dan embun. Tanpa ridho Sang Khalik, embun tak pernah ada dan pagi adalah saksi kehadirannya.

Maka demikianlah hidup yang pernah saya jalani di tahun-tahun sebelum 2012. Saya seperti embun kecil yang terhempas dari daun, menguap ketika sengat mentari muncul. Hadir kembali tanpa perduli beban berat yang dijalani. Embun dan saya adalah duo yang seirama. Putaran waktu hanyalah penentu. Saya, bergerak berpacu bersama anak dan suami meniti hari dengan doa dan usaha.  Tak ada yang lebih ataupun berbeda.
Memasuki tahun baru ini, ada banyak rangkuman agenda yang pernah saya impikan sebelumnya. Jauh sebelum saya memilih untuk menikah. Ya saya adalah pemimpi. Namun kali ini, saya bermimpi dan bergerak demi sesuatu yang saya cita-citakan. Sesuatu yang tak bisa menunggu waktu jika tak dimulai dari hati. Mimpi sederhana saya hanya satu, menulis dan memasyarakatkan tulisan. 
Saya bukan ahli bukan pula seorang pemimpin. Saya hanya pemimpi yang tak punya modal banyak kecuali energi, waktu dan ide. Saya hanya ingin bisa menjerumuskan masyarakat di lingkup terdekat untuk tertarik membaca sebuah tulisan. Meluangkan waktu mereka dengan menambah wawasan dunia luar. Mengalihkan dunia televisi yang bermuatan sinetron ke arena berita penuh ilmu pengetahuan.

Saya tak tahu bagaimana realisasinya, bagaimana caranya dan bagaimana praktiknya. Saya hanya yakin bahwa itu pasti bisa. Meski mungkin diperlukan keikhlasan untuk membayar mahal harga berlembar-lembar tulisan dan tinta..saya yakin bahwa tak ada yang tak mungkin jika kita mau berusaha.

Layaknya embun yang menyegarkan, saya ingin begitulah yang terjadi pada kami. Segar dan segar baik pikiran, jiwa dan raga.
Seperti yang terangkum dalam buku ini. Tentang cinta yang menghubungkan antara manusia dengan alam, manusia dengan sesama, manusia dengan negaranya, manusia dengan Tuhan, serta manusia dengan cinta itu sendiri. Maka begitulah yang saya harapkan dalam kehidupan saya di tahun ini. Hubungan yang manis antara saya dan makhluk Tuhan dan saya dengan Sang Pemilik Alam. Serasi dan seimbang secara vertikal dan horisontal. Amin semoga itu bisa terwujud..
Tulisan ini diikutsertakan pada Giveaway Sederhana Akhir Tahun di blognya mbak Diana